Kamis, 06 November 2014

Sesungguhnya engkau

Ranting-rantingnya basah mandi hujan paling bening
air dari langit, hambar bukan asin

Daun-daunnya adalah rambut
lebat seperti hutan yang sekalipun tak pernah disambangi penebang
dan sanggup menyembunyikan berbagai kalut dalam kepala

Buah-buahnya ranum
siap dipetik
bukti panen dari semua musim ketabahan

Satu dua kuntum bunga tersisa
tinggal di pucuk dengan warna sejuk

Ia tumbuh di atas tanah
pernah mengubur kesedihan
yang menjadikan akar-akarnya menyusu pada dingin dan kesendirian
sabar

Maka,
engkaulah pohon
mahir memulangkan segala tubuh yang butuh teduh

(@duetpuisi - #alam)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar