Minggu, 02 Maret 2014

Terima Kasih

Selamat sore, Kak Chicko a.k.a @gembrit

Ini hari ke tiga puluh saya menulis surat. Hari terakhir Anda menjadi tukang pos saya. Cepat sekali sudah tiga puluh hari, rasanya baru kemarin saya menulis untuk hari pertama. Lelahkah menjadi tukang pos? Pasti iya, tapi karena sepeda fixie sudah diganti agya sama bosse, saya rasa lelahnya berkurang.

Terima kasih sudah mengantarkan surat-surat saya dan penulis lainnya. Dan ini tepat surat ke tiga puluh (termasuk surat di hari jumat yang seharusnya khusus untuk surat kaleng). Sekali lagi, #30HariMenulisSuratCinta membuat saya belajar mengenai komitmen. Rasanya lega bisa memenuhi janji saya sendiri. Pun aksaralain ini tak lagi tampak berdebu.

Kak Chicko, tukang pos yang baik, surat ini hanya berisi terima kasih saya. Anda takkan menemukan apa-apa lagi. Tak ada kado atau bingkisan apapun. Tapi ada satu lagi; doa, semoga kebahagiaan menyertaimu selalu. Sampai jumpa lagi di #30HariMenulisSuratCinta tahun depan (semoga tetap ada).

Terima kasih.

Salam,
Penulis surat.

(Surat ke #30 yang terakhir tahun ini)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar