Kamis, 26 September 2013

terkadang, mencintaimu itu rumit

Terkadang, mencintaimu itu rumit
Aku harus menyandingkan egoku dengan egomu
Harus bisa membuat diriku sendiri bahagia, tanpa mengesampingkan bahagiamu
Menjalankan mauku dengan tetap paham apa maumu
Bisa bersenang-senang, seturut dengan kesenanganmu

Terkadang, mencintaimu itu rumit
Kebiasaanmu, harus juga menjadi kebiasaanku. Hal biasa yang pada satu titik bisa jadi luarbiasa karena ketidakbiasaan
Luka masa lalumu, harus bisa kusembuhkan tanpa mencampur dengan luka masa laluku
Harus paham benar dengan sifatmu, supaya tak berperang dengan sifat-sifatku

Terkadang, mencintaimu itu rumit
Tawa untukmu, harus juga jadi tawa seluruh keluargamu
Bagaimana aku harus mampu dan mau merentangkan tangan, menyambung lingkaran teman dan sahabat yang sudah lebih dulu bertemu genggam denganmu. Juga memberitahu keberadaanmu  kepada mereka yang lebih dulu hidup dalam lingkaran keberadaanku

Terkadang, mencintaimu itu rumit
dan aku tetap mencintaimu
dengan semampu-baiknya aku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar